5 Strategi Linkedin Marketing Untuk Meningkatkan Binis Anda

Hal ini dikarenakan 60 persen konsumen yang memakai produk mendapatkan informasi dari web. Bisnis B2C seolah tak memiliki batasan soal bagaimana dan di mana upaya promosi itu dilakukan. Bisnis B2C bisa menggunakan segala medium, mulai dari Faceook, Twitter, Instagram, YouTube, dan LinkedIn. Ini karena target pasar B2C sangat fleksibel dan menggunakan banyak media sosial.

Menargetkan Customer bisnis

Karena sudah mengetahui target pasar, Anda tahu siapa saja yang layak Anda libatkan dalam kegiatan tersebut. Hal ini penting untuk menentukan produk baru yang akan Anda ciptakan. Fokus pada target pasar memungkinkan Anda untuk membuat produk lebih cepat dan memasarkannya lebih dahulu dari kompetitor Anda.

Jika Anda berhasil menciptakan model positioning, target pasar Anda akan terbentuk dengan baik. Selanjutnya, Anda hanya perlu menjaga model Anda tersebut untuk mendapatkan potensi pasar yang maksimal. Dengan menyebut produknya sebagai produk premium, faktor harga tidak lagi menjadi pertimbangan utama karena keistimewaan fitur yang dihadirkan telah menjawab hal tersebut. Persaingan yang terjadi bisa dari sisi fitur, harga maupun kemudahan pembelian.

Konsultanku bermitra dengan berbagai praktisi profesional berkualitas dengan beragam keahlian. Urusan pajak, keuangan, akuntansi, manajemen SDM dan bahkan hukum bisnis jadi lebih praktis sekarang. Identifikasilah sumber utama untuk mereka mencari informasi dalam melakukan riset keputusan pembelian. Tiap platform memerlukan cara penyampaian yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Kami akan membahas bebrbagai platform termasuk Facebook, Twitter, dan YouTube.

Jika hal ini diterapkan pada setiap produk, tentu akan memberikan hasil lebih baik. Dapatkan kemudahan untuk mengetahui laporan keuangan bisnis tanpa membutuhkan banyak waktu. Segmentasi psikografis berdasarkan pada gaya hidup mereka atau kelas sosio-ekonomi.

Bahkan, bisnis berpeluang memperoleh konsumen baru dari hasil rekomendasi pelanggan setia. Generasi milenial memiliki pemikiran yang kritis dan analitis terhadap berbagai hal, termasuk iklan suatu produk. Kalau kamu membuat promosi yang cenderung tidak masuk akal atau memaksa mereka untuk melakukan sesuatu, mereka tidak akan merespon terhadap hal tersebut.

Tapi, itu biasanya karena produk mereka tidak lebih baik daripada pesaing. Untuk memuaskan pelanggan, perusahaan harus mengembangkan produk secara menguntungkan dan lebih baik daripada produk pesaing. Dengan begitu, mereka dapat mengamankan keuntungan dalam jangka panjang. Selain itu, melalui riset pasar, perusahaan juga mengidentifikasi persaingan di pasar. Itu penting untuk menentukan profitabilitas, tekanan kompetitif dan goal posisi kompetitif mereka.

Apabila produk Anda sudah mulai ditujukan ke pengguna khusus, maka Anda harus mulai menggunakan differentiated advertising. Dengan mempelajari kebiasaan calon pembeli, Anda tidak hanya mampu menentukan produk apa yang ingin Anda ciptakan namun juga waktu yang tepat untuk memasarkannya. Jika perusahaan Anda menawarkan produk yang mengedepankan fitur, maka Anda harus fokus pada penjelasan tentang kecanggihan fitur tersebut. Anda bisa menjelaskan kemudahan yang ditawarkan oleh produk Anda untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. Anda tidak perlu lagi menawarkan perjalanan wisata dengan lokasi yang pelanggan ditentukan sendiri. Sebab, pelanggan Anda juga membutuhkan rekomendasi Anda terkait tempat wisata terbaik.

Kamu juga bisa mengasumsikan dulu target pasar seperti di atas, lalu membuat inovasi produk yang sesuai dengan mereka. Setelah menentukan ukuran segmen, saatnya menganalisis pertumbuhan segmen. Calon pebisis perlu melakukan analisis pertumbuhan segmen sebelum menentukan goal konsumen. Gunakan information pelanggan untuk menampilkan sejumlah iklan yang bisa meningkatkan peluang repeat order atau pembelian kembali dari para pelanggan.