Cara Mendapatkan Artis Sebagai Companion Bisnis

Perusahaan dalam memberikan jasanya hanya terbatas pada fungsi administratif. Selain itu, bisnis juga dapat menyampaikan usaha-usaha yang dilakukan untuk melindungi pegawainya dan mematuhi anjuran pemerintah dan otoritas, misalnya memberlakukan work-from-home dan bodily distancing. Tapi perlu diperhatikan, saluran atau media apa yang dikonsumsi oleh konsumen, di mana bisnis Anda bisa menceritakan segala usaha yang Anda lakukan. Dibandingkan banner di toko fisik yang mungkin tidak akan dilihat oleh konsumen, gunakanlah platform seperti media sosial dan e-commerce. Hal ini dapat menjadi nilai plus bisnis Anda dan membuat konsumen berpihak pada Anda.

Membuat bisnis dengan parter

Banyak orang mengatakan jika bisnis dapat dilakukan tergantung berapa banyak modal yang dimiliki. Sepertinya, pendapat tersebut perlu dikoreksi karena tidak tepat sepenuhnya. Kedua perusahaan dalam sistem three means partnership berhak mempertahankan identitas perusahaan mereka yang terpisah untuk semua tujuan kecuali yang sudah tertuang dalam perjanjian kerja sama. Misalnya, dua perusahaan yang memiliki paten berbeda mungkin sepakat membuat aplikasi akuntansi, dan akhirnya membentuk sistem joint venture.

Setiap pebisnis pasti menjadi representasi bagibrand-nya itu sendiri. Walaupun Anda masih merintis bisnis, namunbranding merupakan hal yang penting. Pastikan calon rekan bisnis Anda memiliki kemampuanpublic speaker yang baik yang tentunya akan bermanfaat sekarang sekarang promosi bisnis ini dan juga nantinya menjadi representasi bisnis Anda. Dengan kemampuan komunikasi yang baik, pasti pesan yang berusaha diutarakan bisa tersampaikan dengan baik.

Di sisi lain, kehadiran platform e-commerce menjadi enabler buat siapa saja untuk mulai berbisnis, menjual ragam jenis barang yang sedang hype atau sedang dibutuhkan konsumen. Salah satunya, Ben Walker dari Transcription Outsourcing LLC. Dia menceritakan sudah beberapa kali jadi korban dari mitra bisnisnya. Tiba-tiba seseorang datang ke tempat Anda untuk menawarkan kerja sama dan sangat berusaha agar bisa dekat dengan Anda. Komunikasikan segala hal yang berkaitan dengan urusan bisnis, sehingga dapat membangun pengertian dan menghindari kesalahpahaman.

Setelah mendapatkan ide bisnis, hal selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah memilihpartner bisnis. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkanpartner bisnis tersebut. Bisa dengan melakukan rekrutmen, bisa dengan mengubungi teman lama, atau bisa jadi tanpa disangka malah ‘klik’ dengan kenalan baru. Jadilah selangkah lebih maju dengan menerapkan strategi manajemen rantai pasokan yang memperhatikan complete biaya pembelanjaan bahan dan barang yang dibeli untuk keperluan produksi. Dengan pendekatan ini, Anda dapat mendukung sistem produksi tepat waktu, mempercepat pengembangan produk, dan terus-menerus meminimalisir dana. Jika Anda berencana mengadopsi sistem ini untuk usaha Anda, tentunya Anda memerlukan laporan keuangan yang terperinci agar perusahaan rekanan Anda tertarik dengan permintaan kerjasama.

Sobat Bizlab, pilihlah rekan bisnis yang suportif supaya bisnis kamu dapat berjalan dengan maksimal. Salah memilih rekan bisnis bisa membuat usaha kamu berjalan tidak lancar. Dengan berhubungan baik dengan rekan bisnis maka kamu bisa bersama-sama membangun bisnis kuliner yang baik.

Jika pengambilan keputusan menjadi kompleks, maka tentu keputusan akan lebih lama diambil. Namun, saya tahu memulai bisnis sendiri tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bila berbisnis sendirian, saya merasa belum sanggup dari segi permodalan dan kemampuan manajerial. Belum lagi, waktu yang harus saya luangkan untuk mengurus bisnis sendiri juga tidak sedikit.Nah, saya mulai berpikir untuk mengajak teman untuk memulai bisnis. Apa saran dari Avrist jika saya ingin membuka bisnis dengan teman?

Menyamakan visi dan misi ini juga tentu dapat memabantu Anda bersama teman Anda agar lebih kompak dan mempermudah dalam hal pengambilan keputusan . Satu hal yang harus selalu diingat adalah bedakan urusan pertemanan Anda dengan urusan pekerjaan. Anda harus terlebih dahulu menyusun perjanjian kerja sama ‘hitam di atas putih’ sebelum memulai bisnis tersebut. Namun jika usaha dilakukan bersama teman, maka akan terasa ringan karena risiko bisa ditanggung bersama.