Strategi Menjalankan Bisnis Keluarga Agar Semakin Sukses

Hal itulah yang menyebabkan mereka tidak siap untuk menerima penggantian pemimpin. Pada umumnya bisnis keluarga terlibat dalam konflik untuk memperebutkan kekuasaan dalam perusahaan. Banyak permasalahan yang mencangkup bisnis keluarga yang berhubungan dengan suksesi.

Bahkan, di negara semaju Amerika Serikat perusahaan keluarga gagal melewati usia 25 tahun akibat peralihan antar generasi kurang berjalan mulus. Di sejumlah keluarga bahkan memaknai suksesi selayaknya kematian, sehingga membahas suksesi dianggap tabu. Dan ketika kematian benar-benar terjadi, generasi penggantinya tidak siap. Elshinta.com-Bisnis keluarga merupakan salah satu bentuk bisnis yang melibatkan sebagian anggota keluarga di dalam kepemilikan atau operasional bisnis. Sementara itu, bentuk-bentuk dari bisnis keluarga secara umum dapat dibagi menjadi tiga bagian.

Bisnis dengan keluarga

Nilai-nilai keluarga sangat kental diterapkan dalam menjalankan perusahaan. Usaha keluarga, seperti wirausaha lainnya, juga memiliki risiko, baik yang datangnya dari dalam seperti konflik keluarga ataupun yang datangnya dari luar seperti penipuan, pencurian, atau kerugian. Hal tersebut dapat mengganggu kelangsungan usaha bahkan dapat menghancurkan usaha. Selain itu perjanjian keluarga juga dapat membuat seseorang tidak bekerja semena-mena menurut kemauannya sendiri dikarenakan ia kerabat terdekat sang pemimpin. Jadi jika ada aturan yang berlaku dilanggar, sang pemimpin dapat dengan mudah dan ‘enak hati’ menegur bahkan memberikan peringatan. Perusahaan baru berbasis digital seperti Facebook pun turut serta membawa keluarga.

Kekuatan visi yang menyatukan kekuatan keluarga dan menjadikannya strong untuk mencapai tujuan bersama mereka. Isu lain yang dihadapi bisnis keluarga dan sedikit sulit untuk dihadapi adalah tingkat turnover yang tinggi. Begitu tahu faktor-faktor apa yang mempengaruhi turnover, Anda dapat mengambil langkah untuk mengatasinya. Ingat, menjalankan bisnis keluarga yang sukses mengharuskan Anda memperlakukan bisnis selayaknya bisnis. Jika ternyata selama ini bisnis tersebut belum berjalan maksimal, maka Anda akan memiliki tanggung jawab untuk membangunnya menjadi sukses.

Oleh karena itu, Pintek ingin berbagi ideas mengelola keuangan yang sehat untuk kelangsungan bisnis UKM dari financial professional, Aulia Akbar CFP®, AEPP®. Pelaku usaha wajib mengetahui cara mengelola keuangan yang tepat demi kelangsungan bisnis yang mereka jalankan. Pasalnya, semakin sehat keuangan perusahaan, maka semakin lancar pula bisnisnya. Kondisi di mana seorang anak yang dikader oleh sang ayah/ibu dalam bisnis keluarga dan tidak mendapatkan kompensasi yang besar terjadi di mana-mana.

Yang menjadikan bisnis keluarga itu unik adalah gabungan dari dua sistem yang menyatu dimana karakteristiknya bertolak belakang. Bisnis keluarga itu adalah gabungan sub sistem keluarga dengan sub sistem bisnis sehingga penting bagi para pelaakunya untuk bisa menyeimbangkan kepentingan bisnis dengan kepentingan keluarga. Bisnis keluarga merupakan salah satu bentuk bisnis yang didirikan serta melibatkan sebagian anggota keluarga di dalam kepemilikan atau operasi bisnisnya. Sebagai bisnis yang dimiliki dan dikendalikan oleh keluarga maka manajemen maupun kinerja perusahaan, baik yang berskala kecil maupun besar, banyak dipengaruhi oleh visi maupun misi keluarga. Strategi yang harus ditempuh bisnis keluarga dalam menghadapi Covid-19 adalah dengan strategi adaptif berdasarkan keunggulan kompetisi lalu dikompromikan dengan kondisi yang ada.

Untuk menghindari pertengkaran saat berbisnis, pastikan juga bahwa seluruh anggota yang terlibat dalam bisnis tersebut harus terbuka dan menghargai adanya perbedaan pendapat. Banyak bisnis keluarga yang mengalami kegagalan karena pihak yang tidak mampu bersikap profesional dan mencampurkan urusan pribadi dan bisnis. Ketika ada masalah pribadi dalam keluarga, hal tersebut dapat mempengaruhi kinerja orang tersebut dalam berbisnis, atau membuat kerja sama antar pendiri menjadi kurang baik. Meskipun sudah tahu bahwa salah satu cara untuk membangun bisnis keluarga yang sukses adalah dengan tidak mencampuri urusan keluarga dan bisnis. Begitu kuatnya pandangan bahwa bisnis keluarga sangat sulit untuk bertahan melewati generasi ke generasi, karena sarat dengan konflik dan intrik yang timbul dalam hubungan kekeluargaan. Kelangsungan bisnis keluarga yang telah dibangun dalam kurun waktu sangat panjang akan menguatkan akar kompetensi, jejaring sosial, dan nilai bisnis.

Agar dapat membangun bisnis keluarga, diperlukan strategi jitu yang bisa saja berbeda dari yang sebelumnya dilakukan pendahulu Anda. Pasalnya diberi kepercayaan untuk meneruskan bisnis keluarga bukan hal mudah. Jika manajemen yang diterapkan tidak tepat, bisnis keluarga yang dibangun bertahun-tahun lamanya, bisa saja bangkrut. Untuk membesarkan bisnis keluarga lewat inovasi, sekecil apapun skala bisnis tersebut, perlu membutuhkan tambahan modal.

Dalam artikel pelajaran presentasi dari Steve Jobs, Forbes setidaknya menulis 11 poin kunci agar presentasi Anda menarik, salah satunya adalah story telling. Kekuatan bisnis yang dimiliki keluarga terletak Game Gacor pada komitmen bersama untuk keberhasilan bisnis. Bisnis milik keluarga sering menerapkan merek yang memiliki daya tarik pasar yang lebih kuat karena menyampaikan tradisi, kerja keras, dan keahlian.